Hermansyah : Jangan Malu Akui Hutang Riba

TANGERANG – Hutang salah satu yang sulit dihindari oleh manusia. Sementara hutang riba yang membuat pelakunya hidup tak nyaman dan hubungan masyarakat juga tidak harmonis.

Ketua DPD RCC (Riba Crisis Centre) Tangerang Raya Hermansyah mengatakan, masyarakat jangan malu mengakui memiliki hutang riba. Setelah itu langsung melepaskan dan kembali dalam kehiduapn tanpa riba. “Insha Allah bapak dan ibu, Allah akan menggantinya dengan limpahan rezeki halal,” katanya, saat memberikan sambutan di acara Akad Istishna Akbar perumahan syariah Rumahku Surgaku di Hotel Horison, Kota Tangerang, Ahad (6/1/2020).

Ia mengatakan, doa-doa tidak akan diijabah bila masih banyak melakukan praktik riba. Sebab itu yang masih melakukan tinggalkan sisa uang riba. Karena riba merusak kehidupan dan ekonomi, serta dosa besar di hadapan Allah SWT.

Ketua DPD RCC Tangerang Raya Hermansyah

Menurutnya, bapak dan ibu yang telah memilih rumah dengan skema syariah ini sudah terpat. Awal dari melepas riba. Selanjutnya punya tanggungjawab dakwah mengajak yang lain.

Ia menegaskan, dalam melepas riba sebelum ke orang lain perlu dilakukan ke diri sendiri. Misalnya untuk mengisi kebutuhan rumah yang baru dengan tak lagi membeli barang-barang lewat cara riba.  “Lebih baik memilih mencuci baju pakai tangan daripada beli mesin cuci kredit yang ada ribanya,’ katanya mencontohnya.

Sebagai informasi  Riba Crisis Centre memiliki tiga program untuk menyelamatkan masyarakat dari praktik dan bahaya riba. Program itu yakni edukasi, advokasi, dan ekonomi. (wan)

1 thought on “Hermansyah : Jangan Malu Akui Hutang Riba

  1. Rohadi Reply

    assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.. Maaf sy ingin sekali terbebas dari Pinjaman Online yg sudah melilit dan menjerit.. Bgmn sy bisa melepas kan semuanya sedang sy sudah tidak sanggup untuk membayar tapi Teror Telp masih terus menghantui..?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *