RAPATKAN BARISAN ! BIAR RIBA RAIB !

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh,

Alhamdulillah segala puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Ta’ala atas segala rahmat Nya. Salam dan Shalawat kami sampaikan kepada panutan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alihis wasallam. Doa kami agar kita semua terbebas dari jerat dosa riba dan terhindar dari segala tipu daya riba. Aamiin.

Allah Ta’ala telah berfirman dalam Al Qur’an pada surat As Saff ayat 4 yang artinya :

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh”

Riba Crisis Center (RCC) telah berjuang melawan riba di Indonesia sejak 2013, dan selama 4 tahun ini berbagai ikhtiar telah kita jalani dan berbagai ujian telah kita hadapi. Dalam rangka menyikapi dinamika perjuangan RCC dan didorong oleh keinginan untuk merapatkan barisan perjuangan RCC agar lebih guyub, terstruktur, dan sistematis dalam membangun kekuatan menjadi suatu bangunan perjuangan dakwah yang kokoh, para pejuang RCC perlu melakukan pertemuan untuk membahas langkah-langkah taktis dan strategis RCC ke depan.

Pada hari Selasa6 Muharam 1439 H (26 September 2017 M) bertempat di Jakarta telah dilakukan pertemuan antara Bpk. Ahmad Taufik selaku inisiator dan pendiri RCC dengan beberapa pejuang RCC untuk mendiskusikan pengajuan pengunduran diri beliau dari kepemimpinan RCC. Pertemuan tersebut telah dapat memahami kondisi yang ada dan alasan pengunduran diri Bpk Ahmad Taufik, dan oleh karena itu memandang perlu untuk membentuk kepemimpinan kolektif dalam RCC.

Pertemuan tersebut telah menyepakati membentuk “Presidium Riba Crisis Center” dengan susunan sebagai berikut :

Pengawas :Ahmad Taufik & Chandra Yulistia

Ketua : Deri Suandi

Sekretaris : Muhaddist M. Baso

Bendahara : Irman Sunandar